Pernah mendengar nama Tebing Keraton!

Pasti yang langsung terbayang di benak anda adalah sebuah tebing yang berada di dalam sebuah kawasan keraton…hehehe.

Sayapun awalnya juga beranggapan seperti itu. Setelah mencari tahu sana sini akhirnya ketemu juga jawabannya. Ternyata Tebing Keraton ini adalah nama sebuah objek wisata Bandung berupa tebing yang sedang populer dikalangan wisatawan Bandung.

Objek wisata ini sebenarnya bernama Tebing Karaton bukan Tebing Keraton seperti yang kita kenal saat ini.

asal usul tebing keraton
Asal Usul Tebing Keraton (Foto: wisatalova.com)

Namun karena orang-orang lebih familiar dengan sebutan “Keraton” dibanding “Karaton” maka nama Tebing Keratonlah yang sering diucapkan oleh orang untuk merujuk ke tempat wisata ini.

Jangan heran jika Kabupaten Bandung mempunyai objek wisata seperti Tebing Keraton ini karena memang keadaan geografis Bandung banyak di dominasi oleh pegunungan yang membentang luas.

Baca juga: 7 Tempat Wisata di Ciwidey Bandung Inilah Paling Populer

Sejarah Tebing Keraton

sejarah tebing keraton
Sejarah Tebing Keraton (Foto: wisatalova.com)

Tidak dapat dipungkiri jika objek wisata ini sedang booming dan populer dimana-mana. Hal ini tentu tidak terlepas dari peran media sosial yang mengekspos keindahan panorama alam yang tersaji di atas tebing ini.

Nah, sampai di sini pasti anda penasaran bagaimana sejarah dan asal usul munculnya objek wisata ini, kok baru sekarang objek wisata ini jadi populer!

Seperti objek wisata Gunung Tangkuban Perahu dan Curug Bidadari yang mempunyai sejarah maupun asal usul, tebing ini pun juga mempunyai cerita tersendiri.

Sebelum bernama Tebing Keraton, objek wisata ini awalnya bernama Tebing Jontor karena bentuk tebingnya yang agak maju kedepan. Kemudian pada tahun 2014 sang penemu objek wisata ini yang biasa disapa Pak Ase mengganti nama objek wisata ini menjadi Tebing Keraton.

Pak Ase mengaku, nama Tebing Keraton ini tiba-tiba muncul dibenaknya pada tengah malam. Saya berasumsi, ide nama ini tiba-tiba muncul karena Pak Ase sering membayangkan kemegahan, keindahan alam yang tersaji pada tebing ini.

Jadi penamaan ini mungkin bentuk apresiasi Pak Ase pada sebuah kemegahan dan keagungan alam yang terlukiskan dibenaknya yang hanya bisa disetarakan dengan sebuah Keraton.

Tapi itu asumsi saya yah…hehehe.

Agar tidak penasaran, anda bisa ke objek wisata ini dan menanyakan langsung ke Pak Ase perihal penamaan objek wisata ini.

Daya Tarik Tebing Keraton

Tebing ini langsung populer dikalangan travelers salah satunya berkat media sosial. Menjamurnya foto-foto selfie dengan backround panorama alam yang indah di berbagai media sosial membuat orang penasaran dengan tempat ini.

Salah satunya kayak gini!

tebing keraton lembang
Tebing Keraton Lembang (Foto: liputan6.com)

Para wisatawan sepertinya tertantang ingin membuktikan langsung keindahan dari panorama alam di atas tebing ini tanpa melalui sebuah foto.

Dengan ketinggian 1200 meter DPL, view yang dihasilkan dari atas tebing ini bagaikan sebuah hamparan karpet hijau dengan pepohonan dan lembah yang menjadi corak utamanya.

Tak hanya itu, kebanyakan para wisatawan datang ke tebing ini pada awal waktu hanya ingin menyaksikan sunrise (Matahari terbit) dari tebing ini. Hal ini menjadi salah satu momen paling fenomenal di tebing ini.

Matahari yang terbit seakan membuka semua tirai dari lebatnya kabut yang menutupi hamparan pepohonan di sekitar tebing ini.

Begitu pula dengan sunsetnya (Matahari terbenam). Momen sunset yang terekam di tebing ini menjadi sebuah alasan bagi para wisatawan untuk tidak beranjak pergi dari tebing ini. Karena pada waktu inilah momen paling romantis yang terjadi di Tebing Keraton.

Dengan panorama alam yang memukau tak heran jika tebing ini sering dijadikan sebagai spot pengambilan gambar photography untuk keperluan iklan maupun prawedding.

foto prawedding dengan backround tebing keraton
Foto Prawedding dengan Backround Tebing Keraton

Dan salah satu spot terbaik mengambil gambar di tebing ini terletak pada sebuah bongkahan batu yang cukup besar dan berada tepat di tepi tebing ini. View yang dihasilkan dari atas sini tidak akan kalah dengan view dari atas Sabang Hill, di Sabang.

spot pengambilan gambar terbaik di tebing keraton
Spot Terbaik di Tebing Keraton (Foto: twitter.com/ronsimawan)

Keren bukan, pasti anda tambah penasaran menginjakkan kaki di sini.

Baca juga: Danau Situ Patenggang – Sejarah, Alamat, Rute dan Harga Tiket Masuk

Lokasi Tebing Keraton

Tebing ini berada di kawasan Taman Hutan Raya Djuanda (Tahura Djuanda), Desa Ciburial, Kelurahan Dago, Kabupaten Bandung Utara, Jawa Barat.

Rute Menuju Tebing Keraton

rute menuju tebing keraton
Rute Menuju Tebing Keraton (Foto: hargatiketmasuk.info)

Rute menuju objek wisata ini sebenarnya tidak terlalu sulit bagi anda yang telah dua kali menginjakkan kaki ke tempat ini…hehehe.

Namun bagi anda yang baru pertama kali akan ke tebing ini sepertinya butuh sedikit bantuan, apalagi jika anda yang datang dari luar daerah.

Rute ini tentu akan mempermudah perjalanan anda sampai ke objek wisata Tebing Keraton.

Nah, rute yang paling mudah bisa anda tempuh ke objek wisata ini dimulai dari Stasiun Bandung kemudian anda lanjutkan perjalanan anda ke Jl. Ir. H. Djuanda dan terus menuju ke arah ITB (Institut Teknologi Bandung).

Setelah melewati jalan layang pasopati anda akan sampai di terminal Dago. Dari terminal ini anda lurus saja hingga menemukan jalan yang bercabang dua. Jalan yang sebelah kiri menuju daerah Dago Giri sedangkan yang kanan menuju bukit Dago Pakar. Ambil jalan sebelah kanan yang menuju ke bukit Dago Pakar.

Terus saja hingga beberapa ratus meter anda akan menemukan simpang tiga. Pilih jalan sebelah kiri yang ke arah Taman Hutan Raya Djuanda (Tahura Djuanda). Setelah itu teruskan perjalanan hingga anda menemukan simpang dua ambil jalan yang sebelah kanan.

Tidak begitu jauh dari simpang dua tersebut anda akan menemukan Warung Bandrek. Biasanya para wisatawan beristirahat di warung ini sebelum melanjutkan perjalanan yang sudah tidak begitu jauh dari tebing.

Setelah itu anda lanjutkan perjalanan dan tidak begitu jauh dari warung tersebut anda akan bertemu dengan simpang dua lagi, ambil jalan yang sebelah kiri. Terus saja hingga anda menemukan gapura pintu masuk dari Tebing Keraton.

Tiket Masuk ke Tebing Keraton

Tiket masuk ke objek wisata ini terbilang cukup murah.

KETERANGANHARGA
Tiket MasukRp 11.000/orang
Parkir MobilRp 10.000
Parkir MotorRp 5.000

*Tiket masuk sudah termasuk Asuransi Rp 1.000.

Jam buka objek wisata ini pada pukul 08.00 – 18.00 WIB.

Tips Wisata

Ada beberapa hal yang perlu anda perhatikan jika akan berwisata ke tebing ini, diantaranya.

  • Pastikan kondisi kesehatan anda prima karena anda akan menempuh perjalanan yang cukup melelahkan hingga bisa sampai ke tebing ini.
  • Jangan membawa anak-anak ke tebing ini tanpa ada perhatian mengingat lokasi objek wisata ini berada disebuah ketinggian yang tentu sangat rawan bagi ukuran anak kecil.
  • Bawa kamera yang berkualitas baik ke tempat wisata ini agar anda bisa mengabadikan salah satu panorama alam terbaik yang pernah ada.

Nah, itu dia Tebing Keraton, salah satu tempat wisata alam terbaik yang ada di Kabupaten Bandung. Tentunya anda tidak boleh melewatkan berkunjung ke tebing ini untuk melihat salah satu maha karya dari sang pencipta.

Baca juga: Kawah Putih – Sejarah, Mitos, Rute dan Alamat

Tebing Keraton – Sejarah, Daya Tarik, Lokasi, Rute dan Tiket Masuk
5 (100%) 3 votes
http://www.sharetempatwisata.com/wp-content/uploads/2017/10/tebing-keraton.jpghttp://www.sharetempatwisata.com/wp-content/uploads/2017/10/tebing-keraton-150x150.jpgwiwiekBandungWisata IndonesiaTebing Keraton,Tempat Wisata di Bandung,Tempat Wisata di Jawa BaratPernah mendengar nama Tebing Keraton! Pasti yang langsung terbayang di benak anda adalah sebuah tebing yang berada di dalam sebuah kawasan keraton...hehehe. Sayapun awalnya juga beranggapan seperti itu. Setelah mencari tahu sana sini akhirnya ketemu juga jawabannya. Ternyata Tebing Keraton ini adalah nama sebuah objek wisata Bandung berupa tebing yang sedang populer dikalangan...Tempat Wisata di Indonesia dan Dunia