47 Tempat Wisata di Malang Terbaru yang Wajib Dikunjungi Travelers

26. Pantai Ngeliyep

Pantai Ngeliyep merupakan pantai yang berada di pesisir selatan tepian samudera hindia tepatnya berada di Desa Kedungsalam, Kecamatan Donomulyo, Kabupaten Malang.

Tempat wisata di Malang ini sangat mudah dijangkau dari Kota Malang karena akses jalan menuju pantai ini sudah sangat memadai.

Jika anda menggunakan kendaraan umum dari Kota Malang anda bisa naik angkot jalur GN1 (Gadang – Ngliyep) lewat Donomulyo. Anda juga bisa menggunakan angkot GN2 (Gadang – Ngliyep) lewat jalur Sumbermanjing Kulon.

Sejak dibuka resmi pada tahun 1951 Pantai Ngeliyep yang mempunyai luas sekitar 10 hektar ini tak pernah sepi dari pengunjung baik di hari-hari biasa maupun saat weekend.

Pantai Ngliyep Malang

Pantai Ngliyep Malang (Foto: surabaya.panduanwisata.id)

Fasilitas yang ada pun juga cukup lengkap di tempat wisata ini, mulai dari pesanggrahan, penginapan, cottage, dll. Pokoknya anda akan merasa puas jika datang ke Pantai Ngliyep ini. Apalagi anda dimanjakan dengan panorama pantai berpasir putih yang terbentang luas khas pantai Malang.

Menariknya di pantai ini setiap tanggal 14 Rabiulawal akan sangat rame pengunjung yang datang untuk melakukan kegiatan labuhan, berupa penyembelihan kambing atau sapi yang dagingnya akan di bagi-bagikan ke penduduk sekitar pantai dan sebagiannya di larung ke laut.

Tiket masuk ke pantai ini juga tergolong murah Rp 15.000/orang. Dengan biaya segitu anda sudah bisa berwisata di Pantai Ngliyep ini.

27. Bendungan Sutami Karangkates Malang

Tempat wisata di Malang berikutnya adalah sebuah bendungan. Bendungan ini merupakan waduk penampungan air dari Sungai Berantas yang berada di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang.

Bendungan ini dikenal dengan nama Bendungan Sutami.

Bendungan Sutami Karangkates Malang

Bendungan Sutami Karangkates Malang (Foto: kiospariwisata.blogspot.com)

Dengan luas total 6 hektar, bendungan ini mempunyai berbagai fungsi diantaranya sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), pengendali banjir dan penyedia air.

Di samping itu, Bendungan Sutami ini juga kerap dijadikan sebagai objek wisata dibawah pengelolaan Perum Jasa Tirta 1.

Wahana di Bendungan Sutami

Wahana di Bendungan Sutami (Foto: iqbalazhari.com)

Ada beberapa wahana olahraga disediakan oleh pengelola untuk memanjakan wisatawan yang datang ke tempat wisata di Malang ini seperti banana boat, papan seluncur, kolam pemancingan ikan, lapangan tenis hingga lapangan golf ada di sini.

Untuk menikmatinya, anda hanya perlu merogoh korek Rp 2.000/orang sebagai tiket masuk, cukup murah bukan.

28. Coban Sewu

Air Terjun Coban Sewu ini sangat unik karena terdapat di dua kabupaten yaitu perbatasan Malang dan lumajang.

Jalanan yang cukup sulit seperti tidak akan terasa dengan adanya panorama hutan, hijaunya persawahan, sungai-sungai dan Gunung Semeru yang berdiri kokoh saat menuju ke air terjun ini.

Pasti keren punya foto kayak gini guys.

Air Terjun Coban Sewu

Air Terjun Coban Sewu (Foto: explore1indonesia.blogspot.com)

Air terjun setinggi 180 meter ini memang begitu mempesona. Aliran air dari atas begitu banyak sehingga mendapat julukan Coban Sewu (Air Terjun Seribu).

Paduan tebing-tebing tinggi dan berbagai bebatuan membuat objek wisata ini begitu mempesona.

29. Coban Rondo

Air terjun yang setinggi 84 meter dan berada di ketinggian 1.135 meter dari permukaan laut ini mulai populer hingga ke mancanegara. Itu terlihat dari adanya wisatawan asing yang kerap datang ke air terjun ini.

Dalam bahasa jawa air terjun Coban Rondo berarti air terjun janda. Sumber mata air dari air tejun Coban Rondo ini berasal dari sumber mata air Cemoro Dudo yang terletak di Gunung Kawi.

Air Terjun Coban Rondo

Air Terjun Coban Rondo (Foto: agenwisatabromo.com)

Jika Gunung Tangkuban Perahu mempunyai legenda Sangkuriang, maka air terjun ini juga mempunyai cerita rakyat yang tak kalah serunya dengan legenda Sangkuriang.

Di kisahkan asal muasal air tejun Coban Rondo ini berasal dari sebuah kisah asmara pengantin baru antara Dewi Anjarwati dari Gunung Kawi dan Raden Baron Kusumo dari Gunung Anjasmoro.

Singkat cerita Raden Baron Kusumo meninggal dunia bersama Joko Lelono yang berniat menculik Dewi Anjarwati dalam pertempuran mereka. Sebelum meninggal dunia, Raden Baron Kusumo memerintahkan anak buahnya menyembunyikan Dewi Anjarwati di dekat air terjun yang saat ini dikenal dengan nama air terjun Coban Rondo.

Tiket masuk ke air terjun Coban Rondo ini Rp 8.000 (Wisatawan Domestik) dan Rp 10.000 (Wisatawan Mancanegara).

30. Coban Pelangi

Mitos jika pelangi hanya muncul setelah hujan sepertinya terpatahkan di objek wisata Air Terjun Coban Pelangi ini. Anda bisa membuktikannya sendiri, tak ada hujan tapi pelangi selalu nongol di tempat ini.

Air Terjun Coban Pelangi ini berada dalam pengelolaan Perum Perhutani Malang dan masuk dalam bagian Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Sejak mulai dibuka untuk umum, objek wisata ini selalu rame dikunjungi baik weekday maupun saat weekend.

Air Terjun Coban Pelangi

Air Terjun Coban Pelangi (Foto: pegipegi.com)

Berada di ketinggian 1.400 meter DPL dan dikelilingi pepohonan membuat cuaca di sekitar air terjun ini cukup dingin. Jadi jika anda ke sini pastikan membawa baju hangat.

Banyak wisatawan yang sengaja datang di pagi hari agar menemukan fenomena alam yang terjadi akibat pembiasan sinar matahari oleh butir-butir air terjun yang memercik hingga ke udara.

Jadi pastikan anda ke Air Terjun Coban Pelangi ini sebelum matahari tinggi.

47 Tempat Wisata di Malang Terbaru yang Wajib Dikunjungi Travelers
4.8 (96.67%) 12 vote[s]
32 Shares

One Response

  1. Pingback: TRAVEL MALANG SURABAYA 07/01/2018
  2. Pingback: AIR TERJUN BIDADARI | BOGOR LINE 24/01/2018

Leave a Reply